matematika, SMP

Operasi Penjumlahan/pengurangan, sifat-sifatnya dengan contoh soal.

 

 

Bilangan bulat merupakan bilangan yang terdiri dari bialngan postif, negatif dan bilangan cacah, pasti kalian tahu terhadap bilangan terserbut. Bilangan bulat jumlahnya tak teringga. Dari bilangan bulat negatif ke bilngan bulat negatif. Nah berikut ini admin akan menulis artikel tentang bilangan bulat, yang mencakup, operasi hitung penjumlahan, pengurangan,sifat-sifatnya dan contoh soal. Lebih jelasnya kita bahas satu persatu.

Baca juga :

Dalam keihidapan sehari-hari kita sering mendengar operasi penjumlahan dan pengurangan, misalnya dalam dalam kegiatan jual beli, proses menghitung dan sebagainya. Kita sudah belajar waktu SD tentang operasi bilangan ini untuk mengingat kembali dan menambah pemahaman tentang operassi hitung.

Oparasi Penjumlahan.

Operasi penjumlahan pada bilangan bulat merupakan salah satu bentuk operasi hitung dengan menjumlahkan bilangan bulat. Simbol operasi penjumlahan adalah (+). Misalnya Kita menjumlahkan sebuah bilangan 2 dengan bilangan 4. hasilnya adalah 2 + 4 = 6. ada juga operasi menjumlahkan bilangan positif dengan bilangan Negatif maka kita bisa menggunakan garis bilangan atau menggunakan selisih dari bilangan tersebut.

 

Operasi Pengurangan.

Operasi pengurangan merupakan salah satu operasi bilangan bulat yang bersifat mengurangi. Tanda dari operasi pengurangan adalah (-). misalnya ita akan melakukan operasi penguran dari 7 dikurangi dengan 4 maka hasilnya adalah 7 (- 4) = 3. Ada juga pengurangan untuk bilangan Positif dan Bilangan negatif maka kita bisa menggunakan selisih atau dengan garis bilangan. seperti berikut :

Sifat Operasi Penjumlahan dan Pengurangan.

Operasi penjumlahan dan pengurangan memiliki sifat-sifat dalam operasi hitung. Sifat-sifat operasi tersebut meliputi sifat komutatif, asosiatif, dan distributif, Yaitu sebagi berikut :

Sifat Komutatif :

Operasi penjumalahan memiliki sifat komutatif. Apa itu sifat komutatif?. sifat komutatif merupakan sifat peertukaran dari operasi penjumlahan. Persamaanya sebagai berikut

A + B = B + A

Dapat dijelaskan Rumus atau persamaan diatas. Bilangan A ditambah dengan bilangan B sama dengan Bilangan B ditambah bilangan A. bilangan A dapat ditukar kedepan dengan bilangan B.

Dalam operasi pengurangan bilangan, tidak berlaku sifat Komutatif. Jika kita menggunakan sifat komutatif dalam operasi bilangan persamaan akan seperti berikut :

A – B = (- B) + A

Dari rusmus diatas jika Bilangan B ditukar dengan bilangan A maka operasi pengurangan diats berubah menjadi operasi penjumlahan.

Sifat Asosiiatif.

Dalam penjumlahan bilangan bulat berlaku juga sifat asosiatif.yaittu pengelompokan maka sifat tersebt dapat ditulis sebagai berikut :

A + (B + C) = (A + B) + C

Dari rumus diatas kita dapat pengelompokan( B + C) berpindah menjadi (A + B) untuk tanda kurung biasanya dikerjakan terlebih dahulu. Hasilnya sama.

Sifat Lain dari Penjumlahan Bilangan Bulat

Berikut sifat-sifat dari bilangan bulat yang pasti ada dalam setiap operasinya sebagai berikut ;

1.Jika bilangan genap dijumlahkan dengan bilangan genap maka hasilnya bilangan genap
2.Jika bilangan genap dijumlahkan dengan bilangan Ganjil maka hasilnya adalah bilangan ganjil
3.Jika bilangan ganjil dijumlahkan dengan bilangan Ganjil maka hasilnya adalah bilangan genap

baca juga :

Contoh soal

Operasi Penjumlahan

1.Tentukan operasi bilangan berikut 124 + 234 + 128

Pembahasan :

Soal di atas sangat sederhana kita lansung menjumlahkan seperti biasa 124 + 234 + 128 = 486

2.Sebuah helikopter terbang pada ketinggian 100 meter di udara setelah beberapa menit helikopter tersebut kembali naik keatas udara hinnga ketinggia 500 m. tidak lama kemudian helikopter tersebut turun kembali dengan ketingian 200 meter. Tentukan ketinggian hellicopter saat ini.

Pembahasan : soal di atas termasuk soal adalah menjumlahkan dan pengurangan bilangan. Kita juga bisa menggunkan selisih untuk menjumlahkannya, sebagai berikut :

100 + 500 – 200 = 400 meter atau 100 + 500 + (- 200) = 400 hasilnya

Ketinggian Helokopter saat ini adalah 400 meter

3.125 + 356 + 345 = (….+…..) + 356 bilangan yang tepat untuk mengisi titk dissamping adalah …

Pembahasan :
Soal diatas tentang sifat komutatif bilangan. Yaitu sifat pertukaran maka yang cocok untuk melengkapi titik di atas maka 125 dan 345.

4.Jika C bilangan ganjil dan D adalah bilangan genap maka C – D adalah bilangan

Pembahasan : soal diatas adalah soal tentang sifat bilangan maka sama halnya dengan pejumlahan hasilnya adalah bilangan ganjil.
Atau kita dapat mengganti C dengan angka ganjil misalnya 13 dan D diganti dengan bilangan genap 6 maka 13 – 6 = 7 hasilnya bilangan ganjil.

Demikianlah penjelasan dari operasi hitung penjumlahan. Kritik dan saran dapat ditulis ke email : mail@isanggar.com atau ditulis dikotak komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: